Rabu, 20 Juni 2012

Nabi Ayub As


Kisah Nabi Ayub As
Nabi Ayub as menggambarkan sosok manusia yang paling sabar,bahkan bisa dikatakan  bahwa beliau berada di puncak kesabaran.sering orang menisbatkan kesabaran kepada nabi Ayub as,misalnya dikatakan.seperti sabarnya Nabi Ayub as .jd nabi ayub mnenjadi simbol kesabaran dan cermin kesabaran atau teladan kasabaran pada setiap bangsa ,pada setiap agama,budaya,Alloh S.w.t memujinya dalam kitabnya yang berbunyi :
(QS.shad 44)
(44) Dan ambillah dengan tanganmu seikat (rumput), maka pukullah dengan itu dan janganlah kamu melanggar sumpah. Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya).
Yang dimaksud al aubah ialah kembali kepada alloh S.w.t.Nabi Ayub as adalah seseorang yang selalu kembali kepada alloh.dengan dzikir,syukur dan sabar.kesabarabnya membuat beliau mmperoleh keselamatan dan rahasia ujian Alloh swt padanya dalam al quran al karim tidak menyebutrkan dari bentuk penyakitnya dan banya cerita yang mengemukakan penyakitnya.dikatakan bahwa beliau terkena penyakit kulit yang dahsyat,sehingga manusia dengan mendekatinya.Dalam cuplikan kitab taurat disebutkan berkenaan dengan Nabi Ayub as “maka keluarlah syaitan dari haribaan tuhan dan kemudian Nabi Ayub As terkena suatu luka yang sangat mengerikan dari ujung kaki sampai kepalanya.”tentu kita menolak semua ini sebagai  suatu hakiat yang nyata  .sebagai orang muslim kita mengetahui bahwa syaitan telah keluar dari haribaan tuhan sejak alloh menciptakan adam as Maka ,kapan syaitan kembali ke riba tuhankita berada dihadapan seni bukan hakikat.
Yang popular tentang cobaan nabi ayub as dan kesabarannya adalah riwayat berikut:para malaikat berbicara kapada sesama mereka tentang     siapa dan sejauh mana ibadah mereka.salah seorang diantara mereka berkata:”Tak ada seorang dimuka bumi ini yang lebih baik daripada nabi Ayub as.beliau adalah orang mumin yang paling sukses,agung keimananya,ibadah kepada alloh swt dan bersyukur atas nikmat2nya dan selalu berdakwah dijalan-Nya”syaitan mendengar apa yang dikatakan lalu ia merasa terganggu dengan hal itu.lalu ia pergi menuju nabi ayub as dalam rangka berusaha menggodanya tetapi nabi ayub as adalah seorang nabi yang mana hatinya dipenuhi dengan ketulusan dan rasa cinta kepada Alloh sw tsehingga syaitan tidak mungkin mendapatkan jalan untuk mengganggunya.
ketika syaitan berputus asa dari mengganggunya ia berkata kepada Alloh swt.”yaa rabb,hambamu Ayub sedang menyembahmu bukan karena cinta ,tapi ia menyembahmu karena kepentingan2  tertentu.ia menyembahmu sebagai balasan kepada-Mu karena engkau telah ,memberinya harta dan anak,dan engkau telah memeberinya kekayaan dan kemulyaan.Sebenarnya ia ingin menjaga harta,kekayaan dan anak2nya.seakan akan berbagai ni’mat yang karuniakan padanya adalah rahsia dalam ibadahnya ia takut kalau apa yang dimilikinya binasa dan hancur.Oleh karena itu,badahnya dipenuhi dengan hasrat dan rasa takut,Jadi didalamnya tercampur rasa takut dan tamak dan bukan ibadah yang murni karena rasa cinta.
Riwayat disebutankan bahwa Alloh berkata pada iblis”Sesungguhnya Ayub adalah hamba yang mumin dan sejati imannya.Ayub menjadi terladan dalam keimanan dan kesabaran.Aku membolehkan kamu untuk mengujinya dalam hartanya lakukan saja apa yang engkau inginkan.kemudia lihatlah hasil dari apa yang engkau lakukan”.
Akhirnya syaitan pergi dan mendatangi anah nabi ayub dan berbagai tanaman dan kenikmatan yang dimikilnya.kemudian syaitan menghancurkan semuanya.keadaan nabi Ayub as pun berubah dari puncak kekayaan ke puncak kefakiran.lalu syaitan menunggu apa yang dilakukan nabi ayub as.Nabi ayub berkata “Oh musibah dari Alloh swt. aku harus mengembalikannya kepada Allah amanat yang ada di isi kami dimana ia mengambilnya Allah swt telah member kami nikmat selama beberapa masa.Maka segala puji bagi Allah atas segala nikmat yang diberikannya.dan mengambil dari kami ni’mat2 tiu hari ini.baginya puji sebagai pemberi dan pengambil.Aku dalam keadaan ridho dengan keputusan alloh Swt.dialah yang mendatangkan manfaat dan madarat.dialah yang ridho da yang murka.Dia adalah penguasa.Dia memberikan kerajaan pada siapa yang ia kehendaki-Nya.dan mencabut apa yang ia kehendakinya dan Ia memulyakan siapa yang ia kehendakinya.dan menghinaan siapa yang ia kehendaki-Nya.”kemudian ayub bersujud dan iblis tampak tercengang melihat pemadangan tersebut.
Lalu syaitan kembali kepada Alloh dabn berkata :”ya rabb,Jadi nabi ayub tidak menerima nikmat kecuali dengan megatakan pujian dan tidak mendapatkan musibah kecuali mendapatkan kesabaran maka hal itu sebagai bentuk usahanya karena ia mendapatkan anak..Ia mengharapkan dengan melalui anaknya kekayaannya meningkat dan melalui mereka ia dapat menjalani kehidupan yang lebih mudah.”.Riwayat mengatakan bahwa Allah swt membolehkan lagi syaitan untuk berbuat apa saja kepada anak-anak ayub.kemudian syaitan menggoncangkan rumah yang disitu anak-anaknya tinggal sehingga mereka semua terbunuh.Dalam keadaan demikian Ayub berdialog dengan tuhannya dan menyeru.”Allah memberi dan Allah mengambil saat dia Murka dan ridho,stadia mendatangkan manfaat dan madarat.Kemudian Ayub sujud dan lagi lagi  syaita tercengang dan malu.”
Iblis menemui Allah dan mengatakan bahwa ayub dapat  bersabar karena badannya sehat.Seandainya memberi kekuasan padaku.yaa rabbi,untuk mengganggu badannya niscaya dia akan berhenti dari kesabaranya.Riwayat mengatakan bahwa Allah swt menginjinkan syaitan untuk mngganggu tubuh nabi ayub,.Dikatakan bahwa syaitan memukul tubuh nabu ayud dari kepala sampai kakinya sehingga nabi ayub sakit kulit dimana tubuhnya membusuk,mengeluarkan nanah,bahkan keluarganya dan sahabat2nya mninggalkannya kecuali istrinya.Namun lagi lagi Nabi ayub tetap bersabar dan bersyukur kepada Allah swt.Beliau memuji-Nya pada Hari hari kesehatanya dan ia tetap memuji Allah swt saat mendapatkan ujian sakit.Dalam dua keadaan itu Nabu Ayub tetap bersabar dan bersyukur.
Melihat pemandangan itu amarah syaitan semakin meningkat Ia tidak mengetahui apa yang harus dilakukan.Disini syaitan mengumpulkan para penasihatnya dari pakar2 dan ia menceritakan kisah Nabi Ayub as dan meminta mereka mengeluarkan pendapat.setelah menyampaikan rasa putus asanya saat menggodanya dan menghilankan sifat sabar dan bersyukurnya.
Salah seorang syaitan berkata.Sesungguhnya engkau telah mengeluarkan Adam bapak manusia dari surga,lalu dari mana engkau mendatanginya?”oh yang engkau maksud adalah hawa?”terbukalah dihadapan iblis suatu ide baru lalu ia peri ke istri ayub dan memenuhi hatinya dengan rasa putus asa sehigga ia pergi ke nabi ayub dan berkata”sampai kapan Allah swt menyiksamu?Dimana harta,keluarga,teman,dan kaum kerabat?Diana masa kejayaanmu dan kemulian dahulu?”
Mendengar perkataan istrinya Nabi ayub menjawab.”Sesunguhnya engkau telah dikuasai oleh syaitan,mnengapa engkau menangisi kemulian yang telah berlalu dan anak anak yang telah mati?”perempuan itu berkat.”mengapa engkau tidak berdoa kepada Allah swt agar Dia menghilangkan cobaanmu dan menyembuhkan serta menghilangkan keedihanmu?”Nabi Ayub menjawab.”Berapa lama kita merasakan kebahagiaan?”istrinya menjawab.”delapan  tahun.”Ayub berkat.”berapa lama kita merasakan penderitaan?”istrinya menjawab” tujuh tahun.” Ayub berkata.”Aku malu jika Aku meminta Allah swt melepaskan penderiaanku ketika aku melihat masa kebahagianku.,sesungguhnya imanmu nampak lemah dan keputusn Allah swt membuatmu sempit.seandainya aku sembuh dan kembali kepada kekuatanku,niscaya aku akan memukulmu dengan seratus kali pukulan dari tongkat.Sehari itu aku tidak memakan dari makaanmu dan dari minumanmu dan memerintahkanmu untuk melakukan suatu urusan Maka pergilah dariku.”
Akhirnya istri nabi ayub pergi sehingga nabi ayub tinggal sendiri dalam keadaan sabar menanggung penderitaan.Penderitaan yang seandainya ditimpahkan kepada gunung niscaya gunung tidak akan mamup menahannya.kemudian Nabi Ayub as berdoa kepada Allah swt dalam keadan penuh kasih syaang dan penuh kasih kepada-Nya.Beliau berkata Agar llah swt menyembuhkannya,dan akhirnya doanya dikabulkan oleh Allah swt.
(Q Al Anbiya’ :63-84)
(83)dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: "(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang".
(84)Maka Kami pun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah.
Sakit yang didertanya cukup lama sehingga beliau menghabiskan waktu-waktu dan hari-harinya.Dalam keadaan sendirian bersama penyakitnya , rasa sedihnya, dan kesendiriannya. Demikian nabi ayub merasakan segi tiga penderitaan segi tiga pederitaan daam hidupnya , yaitu sakit kesedihan , dan kesendirian ., disaat beliau mendapat cobaan seperti itu . pada suatu hari datang beliau salah pemikiran syaitan.pemikiran itu berputar putar direlung hatinya,fikiran tu mengatakan kepadanya,wahai  Ayub penyakit ini dan penderitaan yang engkau rasakan adalah godaan darik .seandainya engkau berhenti sabar sehari saja niscaya penyakitmu akan hilang darimu.
Kemudian manusia berbisik bisik dan berkata:seandainya Allah swt mencintainya niscaya ia tidak akan merasakan penderitaan yang begitu hebat.Demikianlah pemikiran yang jahat itu,syaitan tidak akan mampu enggoda sesoranhg tanpa seiji Alloh swtSebagamana Allah swt tidak menjadikan manusia indentik dengan kesehatan mereka.Sesungguhnya Allah swt menguji mereka sebagaimana yang dikehendaki-Nya.
Fikiran syaitan itu berputar dalam hati nabi ayub seperti berputarnya lalat dimusim panas,namun beliau mampu menghilangkan pikiran itu sambil tersenyum.,kepada dirinya beliau berkata.”keluarlah syaitan.Sesungguhnya aku tidak akan berhenti bersabar,beribadah dan bersyukur.”akhirnya pikiran itu keluar.Nabi Ayub duduk sambil marah kepada syaitan yg berani menggodanya.dia berpikir boleh jadi syaitan memanfaat kesendiriannya,penderitaannya,dan penyakitnya.
Istri Nabi Ayub datang dalam keadaan terlambat dan mendapati nabi ayub dalam keadaan marah.Istrinya menutupi kepalanya dengan suatu kain tertutup istri.Istri nabi ayub menghidangkan makanan yang baik untuknya.Nabi ayub berkata padanya.”dari mana engkau mendapti uang?”Nabi Ayub telah berjanji akan memukulnya seratus kali dengan tingkat ketika ia sembuh ,tetapi kesabaranya sungguh luar biasa seperti sungai yang besar.diwaktu sore setelah nabi Ayub mengetahui kehalalan mnakanan tersebut beliau memakannya.kemudian beliau menuju gunung dan berdoa kepada tuhannya.
(QS Shad :41-44) )
(41)Dan Kami anugerahi dia (dengan mengumpulkan kembali) keluarganya dan (Kami tambahkan) kepada mereka sebanyak mereka pula sebagai rahmat dari Kami dan pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai pikiran. (42)(Allah berfirman): "Hantamkanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum.
(43)Dan ingatlah akan hamba Kami Ayub ketika ia menyeru Tuhannya; "Sesungguhnya aku diganggu syaitan dengan kepayahan dan siksaan".
(44)Dan ambillah dengan tanganmu seikat (rumput), maka pukullah dengan itu dan janganlah kamu melanggar sumpah. Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya).0
Demikian lah pemahaman yang sesuai dengan kemaksuman para nabi dan kesempurnaan mereka.Allah swt memerintahkan untuk mandi disalah satu mata air gunung dan memerintahkannya untuk meminun air tersebut.Kemudian Nabi Ayub melaksanakan perintah Allah swt.belum lama beliau minum pada tegukan yang terakhir beliau merasakan sehat dan sembuh sepenuhnya dari penyakitnya.kemudian suhu panas tubuhnya kembali normal seperti biasanya.Allah swt memberikan kepada Nabi Ayub kekayaan dan keluarganya.Allah swt memberinya berlipat lipat kekayaan dan kemulyaan dari sisi-Nya sehingga Ayub tidak menjadi Fakir.
Nabi Ayub Kembali mendapoatkan kesehantannya setelah lama merasakan penderitaan dan sakit,Nabi ayub bersyukur kepada allah swt.Nabi Ayub berjanji akan memukul istrinya sebanyak seratus kali dengan tongkat ketika beliau sembuh.sekarang beliau sembuh Allah swt mengetahui bahwa beliau tidak bermaksud untuk memukul istrinya,Namun agar beliau tidak sampai melanggar janjinya dan sumpahnya,Allah swt memerintahkan ia nengumpulkan seikat ranting dari bunga raihan yang berjumlah seratus dan hendaklah beliau memukulkan dengan sekali pukulan.dengan demikian beliau telah memenuhi janjinya.
Alloh memuji dalm (QS  shad ;44)
(44)Dan ambillah dengan tanganmu seikat (rumput), maka pukullah dengan itu dan janganlah kamu melanggar sumpah. Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya).


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar